Bagaimana Menyiasati Kemacetan?

June 23, 2012 @

Sekedar menuliskan catatan lama yang pernah dipublikasikan di blog.

Jakarta adalah kota metropolitan. Ibukota negara dengan aktivitas bisnis dan pemerintahan yang terus hidup selama 24 jam. Aktivitas bisnis memberi sumbangsih nyata bagi kota metropolitan ini, dengan kemacetan lalu lintas luar biasa. Bagi yang tinggal di Jakarta, pasti sudah maklum dengan kondisi kemacetan Jakarta. Apalagi yang tinggal di Jakarta sejak kecil, pasti merasakan perubahan Jakarta dari tahun ke tahun, yang tentunya makin macet.

Buruknya infrastruktur transportasi membuat waktu jadi tidak efektif. Efeknya adalah high cost. Contohnya, berapa jam waktu yang terbuang di jalan. Berapa jumlah bahan bakar terbakar di jalan raya. Berapa jumlah umpatan dan caci maki yang muncul di jalan akibat saling senggol.

Tulisan ini bukan bermaksud untuk memberi solusi menghilangkan kemacetan. Hanya memberikan solusi mengatasi bete karena macet. Beberapa sesuai dengan pengalaman pribadi. Tiap hari aku naik kereta dari Depok ke Sudirman, lalu naik Kopaja 19 menuju Ratu Plaza.

Time is money. Jangan sampai waktu terbuang percuma di jalanan. Saat ini pemerintah belum mampu menyediakan transportasi yang memuaskan. Daripada kita jadi korban, kita bisa meminimalisir dampak dari diri sendiri. Setidaknya agar waktu tidak habis di jalanan.

Baca buku, biar nambah ilmu

Buku adalah jendela dunia. Tidak salah dengan pepatah ini. Ditengah kemacetan lalu lintas, paling enak memang baca buku. Daripada buang-buang waktu di jalan. Beberapa buku justru kuhabiskan di perjalanan antara Depok Jakarta. Cukup bawa buku atau ebook reader. Yang jelas bawa buku yang ringan. Jangan bawa textbookyang bikin berat. Dalam perjalanan Depok Jakarta aku biasa menghabiskan beberapa lembar halaman buku. Tak terasa, akhirnya banyak buku khatam di perjalanan. Apalagi jika sudah sibuk bekerja, jangan berharap bisa ada waktu luang untuk membaca. Nah, salah satunya, membaca buku di perjalanan bisa dicoba.

Tidur

Terdengar konyol, tapi aku beberapa kali melakukan hal ini, terutama saat perjalanan pulang menuju Depok. Bahkan karena ketiduran, aku pernah terlewat dua stasiun dan terpaksa harus balik lagi. Atau di pagi hari saat kereta penuh, aku bisa tidur sambil berdiri. Sekilas memang tidak nyaman, tapi cukup menyenangkan. Tapi ini sangat jarang dilakukan kecuali jika benar-benar sudah capek.

Ngobrol dengan teman

Ini bisa dilakukan kalau berangkat atau pulang bareng dengan teman. Lama-lama tak akan terasa dan akhirnya sudah sampai tujuan akhir. Tapi kalau sendirian, bisa juga cari kenalan di kereta. hahaha

Update FB dan Twitter

Kalau lagi nunggu naik kereta yang lama, aku bisa update berita via twitter. Hitung-hitung biar nggak ketinggalan berita dan nggak bego kalau ditanya bos. Biasanya orang-orang di kereta juga sibuk dengan device masing-masing sambil baca berita. Kecepatan berita via twitter bisa dihandalkan kok.

BBM-an dan Whats App

Ini sih bisa dilakukan kapan saja, tak harus nunggu macet di jalan. BBM buat sesama BB aja. Walau aku sudah muak dengan BB yang makin lemot. Whats App dengan orang tertentu saja. Tapi aktivitas ini bisa lumayan untuk mengusir kebosanan di jalan.

Belajar, emang bisa?

Ini pernah aku lakukan saat menjelang ujian bahasa Prancis. Dan karena baru sempat belajar menjelang hari-H (kalau mahasiswa menyebut SKS/sistem kebut semalam), akhirnya aku terpaksa harus belajar di kereta sambil berdesakan dengan penumpang lain. Lumayan membuat otak lebih segar saat menghadapi ujian.

Menyiapkan tugas kantor, enggak banget deh

Ini pernah (terpaksa) aku lakukan :) ) karena mengejar deadline. Pernah pula aku buka laptop di kereta sambil mengerjakan tugas. Atau paling mudah aku bawa print out untuk dibaca di jalan. Bukankah sekarang sudah berlaku my office is anywhere?

Mendengarkan musik

Mendengarkan musik bisa membunuh kebosanan di perjalanan. Tinggal masukkan file musik dalam device dan bawa earphone, beres deh.

Baca Al Quran

Tips ini bisa dilakukan bagi yang mengejar khatamul Quran saat ramadhan. Bagi yang sudah bekerja bisa melakukan tips ini. Lumayan, bisa nambah pahala daripada cuci mata :) ) Tinggal bawa Al Quran kecil untuk dibaca di jalan, atau instal ke HP. :)

Comments are closed.

© 2018 ARIP MUTTAQIEN.