Jangan Menahan Pintu #Komuter

June 20, 2012 @

Pagi ini komuter terlambat lagi. Seolah sudah jadi kebiasaan, saya tidak kaget dengan keterlambatan ini. Tiap hari saya naik komuter dan ini bukan pertama kali komuter terlambat. Seharusnya komuter datang jam 6.50, namun terlambat 20 menit. Efeknya, komuter sangat penuh dan hampir seluruh pintu gerbong tidak bisa ditutup. Ternyata ada sebuah KRL ekonomi batal berangkat dari Stasiun Bogor sehingga sebagian besar penumpang ekonomi bermigrasi ke komuter.

Saya memutuskan tidak naik komuter dan memutuskan menunggu komuter berikutnya ke arah Tanah Abang. Komuter ini berangkat dari Stasiun Depok Lama (Stadela). Komuter ini tidak sepenuh dibandingkan komuter sebelumnya. Saya putuskan naik komuter ini. Di dalam kereta, saya menyempatkan diri menulis beberapa twit untuk mengusir kejenuhan.

Menahan pintu saat kereta penuh itu bahaya.Pdhl jika dipaksa masih bisa masuk.Ditengah gerbong biasany masih bisa ditambah.#komuter

1. Yg nahan pintu dapat dorongan dr penumpang didalam. Wajar dia butuh extra power tahan tekanan dr dlm. #komuter

Penumpang #komuter cnderung dekati pintu. Sprti sudah jd hukum alam.Pdhl klo mau usaha, bagian tengah masih ada ruang lebih drpd dekat pintu

2. Ketika #komuter belok, ada gaya sentrifugal & sentripetal.Ex:jika#komuter serong/belok kiri,yg nahan pintu kanan sprti terlempar keluar.

Dorongan & lemparan keluar,resultan ini harus dilawan dg konsentrasi & pegangan yg kuat.Klo ngantuk,jgn coba2 tahan pintu#komuter

Mmg butuh kerjasama kolektif penumpang #komuter : geser ke tengah gerbong. Beri sdkt space.Akumulatif,ada efek besar.

 

Comments are closed.

© 2017 ARIP MUTTAQIEN.